Anthrax


Jul 06, 2015 by Disnak Jabar    Dibaca : 1106 Kali
 

Antraks adalah penyakit bakterial yang disebabkan oleh Bacillus anthracis yang menyerang hewan dan manusia
(zoonosis). Penyakit ini umumnya menyerang hewan domestik, seperti domba, kambing dan sapi, tetapi manusia juga dapat terinfeksi karena terpapar atau mengkonsumsi hewan yang terinfeksi . Program pengendalian antraks pada hewan dan manusia meliputi pengembangan metode diagnostik untuk deteksi B. anthracis dan uji konfirmasi penyakit antraks, pencegahan penyakit dengan vaksinasi dan investigasi penyakit . Teknologi diagnosis antraks yang cepat dan lebih akurat harus dikembangkan untuk menggantikan metode konvensional yang sekarang masih digunakan di Indonesia. Penggunaan vaksin cukup efektif untuk pencegahan penyakit antraks . Vaksin antraks yang masih digunakan di Indonesia adalah suspensi spora B. anthracis galur Sterne 34F2, tidak berkapsul dan toksigenik. Penggunaan vaksin ini terkadang menimbulkan rasa sakit dan nekrosis di tempat suntikan, oedema subkutan dan kematian hewan pascavaksinasi . Beberapa vaksin telah dikembangkan, antara lain vaksin subunit, anthrax vaccine absorbed (AVA), yang mengandung komponen antigen protektif (PA) yang merupakan komponen utama toksin antraks yang bersifat imunogenik dan sering digunakan sebagai vaksin pada manusia . Di daerah endemik antraks, hampir setiap tahun masih terjadi letupan wabah penyakit ini . Pemantauan perubahan dalam gambaran pola epidemiologi penyakit perlu dilakukan
dengan melakukan investigasi lapangan .
 
 


Share this Post :